Mitos Dapatkan Bayi Laki-laki atau Perempuan27 April 2009
Mitos tetap saja tumbuh subur di tengah masyarakat karena diwariskan
dari satu generasi ke generasi berikutnya. Cakupannya juga sangat luas,
di antaranya seputar kesehatan keluarga. Misalnya, makan wortel bisa
menambah ketajaman penglihatan. Atau soal keamanan, seperti bila mau
berenang, tunggullah satu jam setelah makan. Nah, di bawah ini
ada sejumlah mitos yang banyak beredar seputar kehamilan. Kendati tak
jelas asal-usulnya, tetap saja banyak orang yang percaya segala mitos
ini. Percaya atau tidak, itu sepenuhnya hak Anda!
1. Perubahan fisik ibu hamil *
Bila ibu hamil lebih suka berbaring di sisi kiri, nantinya ia akan
menimang bayi laki-laki. Sedangkan bila lebih sering berbaring miring
ke kanan, besar kemungkinan bayinya perempuan. * Bila mengalami mual muntah hebat di saat hamil, berarti bayinya perempuan. Sedangkan bila tidak, pasti bayinya laki-laki. *
Bila kulit tangan terasa kering, berarti bayinya laki-laki. Sedangkan
bila kulitnya berubah jadi lembut, bayi yang dilahirkan pasti perempuan. * Bila ngidam jeruk, berarti bakal menimang bayi perempuan. * Bila kulit tubuhnya pecah, berarti akan memiliki bayi perempuan. *
Bila senantiasa merasa bersyukur selama kehamilan, berarti akan punya
momongan perempuan. Sebaliknya, bila selalu gugup dan cemas, berarti
bayi laki-laki yang akan lahir. * Bila wajah ibu hamil terlihat tampak lebih berisi, berarti bayinya perempuan. *
Tergila-gila pada makanan yang asin-asin? Bersiap-siaplah mendapatkan
bayi laki-laki. Ngidam makanan yang manis-manis? Berarti bayi yang akan
dilahirkan adalah perempuan. * Bila payudara sebelah kanan lebih
besar dari payudara kiri, itu artinya akan dikaruniai bayi perempuan.
Sebaliknya, bila payudara kiri yang lebih besar, berarti bayinya nanti
laki-laki. * Sangat gampang berubah-ubah perasaan secara ekstrem? Berharaplah dapat bayi perempuan.
2. Bentuk perut ibu hamil *
Bila posisi bayi terlihat di bawah, kemungkinan besar bayinya
laki-laki. Namun, bila perut kelihatan tinggi, bisa jadi bayi
perempuanlah yang akan lahir. * Bila perut terlihat lebih menonjol
ke depan, berarti bayinya laki-laki. Sedangkan bila besar perutnya
merata, pasti perempuan.
3. Kalung dan bandul *
Juntaikan kalung dengan bandul di atas telapak tangan, perhatikan
gerakannya. Bila bergerak ke depan dan ke belakang berarti bayinya
laki-laki, sedangkan bila gerakannya membentuk lingkaran berarti
perempuan. * Bagaimana cara Anda memperlihatkan tangan kepada
orang lain? Telapak tangan menghadap ke atas? Pasti bayinya perempuan,
sedangkan bila telapak tangan mengarah ke bawah berarti bayinya
laki-laki. * Gantungkan cincin atau kalung rantai di atas perut.
Bila gerakannya ke belakang dan ke depan berarti laki-laki, sedangkan
bila membentuk gerakan melingkar berarti perempuan. * Bila ada
bocah laki-laki yang tertarik melihat perut Anda yang membuncit berarti
Si Kecil dalam perut berjenis kelamin perempuan. Sebaliknya, bila si
bocah laki-laki tadi menunjukkan sikap acuh tak acuh berarti Anda akan
melahirkan bayi laki-laki. * Menebak jenis kelamin janin konon juga
bisa dilakukan dengan makan bawang putih. Bila aromanya merebak sampai
ke pori-pori berarti bayi laki. Namun, bila aromanya tak tercium
berarti bayi perempuan. * Bila Anda lebih memilih kunci berujung
bulat, janin yang akan dilahirkan berjenis kelamin laki-laki. Sedangkan
bila ujungnya runcing, bayi perempuanlah yang akan dilahirkan.
4. Tanda-tanda Lain *
Kalau detak jantung janin lebih dari 150 kali per menit berarti yang
akan lahir adalah bayi perempuan. Sedangkan bila hitungannya kurang
dari 150 berarti bayinya laki-laki. * Peluang terbentuknya jenis
kelamin anak laki-laki sama besarnya dengan anak perempuan bila saat
terjadinya konsepsi, suami istri dalam keadaan tenang dan tanpa stres.
* Bila selama hamil bermimpi mendapat bayi perempuan, Anda justru
akan mendapat bayi laki-laki. Begitu juga yang terjadi sebaliknya. Sumber : Kompas.com & Nova With Love,
FA. Management
http://www.fashion-aksesoris.com
|